Selamat Datang

Kamis, 24 Oktober 2013

BIARKAN KALI WANGGU MENGALIR#

Penimbunan kali adalah sesuatu yang biasa. Akan tetapi, kebiasaan tersebut akn membawa malapetaka bagi kehidupan manusia itu sendiri. Contohnya seperti banjir, longsor, dll. Kemarin, 6 oktober 2013 kali wanggu di samping asrama Khaerunnisa, lorong pelangi ditimbun oleh pemilik tanah. Hal ini diduga karena pemilik tanah tersebut berencana mendirikan asrama baru untuk dihuni oleh mahasiswa khususnya mahasiswa yang baru mendaftar di Universitas Halu Oleo (UHO). Ini sangat disayangkan, karena penimbunan kali wanggu akan membuat daerah ini rawan terhadap banjir. Banjir yang terjadi pada pertengahan tahun ini atau tepatnya 9 juni 2013, sangat membuat bingung warga sekitar. Pasalnya, kota Kendari selama beberapa tahun ini belum pernah kebanjiran. Apalagi sekarang Indonesia akan menghadapi musim penghujan. Hal ini akan membuat curah hujan di kota Kendari dan sekitarnya cukup tinggi. Potensi untuk banjir di kota Kendari pada penghujung tahun ini sangat tinggi. Karena selain curah hujan yang begitu tinggi, penimbunan kali yang dilakukan secara terus menerus, pengambilan pasir atau tanah sebagai bahan timbunan, dan limbah berupa sampah yang setiap hari diproduksi, ini akan menjadi faktor utama terjadinya banjir di daerah ini. Oleh karena itu, pemerintah harus memerhatikan faktor-faktor tersebut jika pemerintah tidak ingin tragedi banjir yang melanda kota Kendari dan sekitarnya terjadi lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar